iPhone 12 hadir dengan Low‑Data Mode yang secara otomatis mengurangi penggunaan data seluler pada aplikasi‑aplikasi yang mendukung. Fitur ini dapat diaktifkan di Pengaturan > Seluler > Opsi Data Seluler > Low‑Data Mode. Ketika diaktifkan, gambar di Safari, video di YouTube, dan pembaruan aplikasi akan menurunkan kualitasnya untuk menghemat kuota.
Manfaatnya jelas untuk pengguna yang memiliki paket data terbatas atau berada di daerah dengan sinyal lemah.
Meskipun iPhone 12 secara otomatis beralih ke jaringan 5G bila tersedia, ada kalanya jaringan 5G tidak stabil. Pengguna dapat memaksa iPhone untuk menggunakan 5G dengan:
Dengan cara ini, iPhone tidak akan kembali ke LTE walaupun sinyal 5G lemah, sehingga aplikasi yang sangat membutuhkan bandwidth (misalnya streaming 4K) tetap dapat memanfaatkan kecepatan maksimum.
Fitur Wi‑Fi Assist membantu menjaga koneksi tetap lancar ketika sinyal Wi‑Fi menurun. Ketika diaktifkan di Pengaturan > Seluler > Wi‑Fi Assist, iPhone secara otomatis beralih ke data seluler tanpa memberi tahu pengguna. Ini sangat berguna saat menonton video atau melakukan panggilan video di ruangan dengan sinyal Wi‑Fi tidak stabil.
Perlu diingat, penggunaan Wi‑Fi Assist akan mengonsumsi data seluler, jadi pastikan paket data Anda mencukupi.
Apple menambahkan fitur iOS Private Relay pada layanan iCloud+ yang berfungsi sebagai VPN ringan. Walaupun tujuannya utama meningkatkan privasi, Private Relay juga dapat memperbaiki kecepatan koneksi pada jaringan publik dengan menghindari throttling ISP.
Aktifkan layanan ini di Pengaturan > Apple ID > iCloud > Private Relay (Beta). Pastikan Anda berlangganan iCloud+ untuk mengakses fitur ini.
Jika Anda mengalami masalah jaringan yang tidak dapat diatasi dengan mematikan Wi‑Fi, aktifkan Mode Pesawat selama beberapa detik, kemudian matikan kembali. Ini akan memaksa iPhone melakukan reset modul radio, yang seringkali memperbaiki masalah “no internet” pada jaringan seluler maupun Wi‑Fi.
Jangan lupa menyalakan kembali Wi‑Fi setelah mode pesawat dimatikan untuk memulihkan koneksi.
iPhone 12 memungkinkan Anda mengubah server DNS menjadi layanan yang lebih cepat, seperti Cloudflare (1.1.1.1) atau Google (8.8.8.8). Caranya:
Perubahan ini dapat mengurangi latency saat mengakses situs web dan layanan streaming.
Beberapa aplikasi (seperti YouTube, Netflix, dan Spotify) menyesuaikan kualitas streaming secara otomatis berdasarkan kecepatan jaringan. Di iPhone 12, Anda dapat memaksa aplikasi tersebut untuk selalu menggunakan kualitas tinggi atau rendah melalui pengaturan dalam aplikasi masing‑masing, atau dengan mengaktifkan “Penggunaan Data Seluler Terbatas” di Pengaturan > Seluler > Pilihan Data Seluler.
iPhone 12 mendukung hotspot Wi‑Fi pada dua band sekaligus, yaitu 2.4 GHz dan 5 GHz. Dengan menonaktifkan “Pengaturan > Seluler > Hotspot Pribadi > Maksimalkan Koneksi”, Anda dapat memilih band yang paling stabil untuk perangkat yang terhubung.
Band 5 GHz biasanya memberikan kecepatan lebih tinggi tetapi jangkauannya lebih pendek, sementara 2.4 GHz memiliki jangkauan lebih luas namun kecepatan lebih rendah.
Ketika Anda membuka halaman web yang berat, aktifkan Reader Mode (ikon aA di bilah alamat). Versi “Reader” hanya memuat teks dan gambar esensial, mengurangi penggunaan data dan meningkatkan kecepatan loading pada jaringan seluler yang lambat.
Jika semua cara di atas tidak berhasil, lakukan reset pengaturan jaringan. Pergi ke Pengaturan > Umum > Transfer atau Reset iPhone > Reset > Reset Pengaturan Jaringan. Perintah ini akan menghapus semua jaringan Wi‑Fi yang tersimpan, VPN, serta pengaturan seluler, sehingga memberi kesempatan baru untuk koneksi yang bersih.
Catatan: Beberapa fitur seperti Private Relay dan 5G membutuhkan langganan atau jaringan tertentu. Pastikan perangkat Anda sudah diperbarui ke iOS terbaru untuk mendapatkan semua perbaikan dan peningkatan kinerja.
Dengan memanfaatkan fitur‑fitur tersembunyi di atas, iPhone 12 Anda dapat memberikan pengalaman internet yang lebih cepat, stabil, dan hemat data. Selamat mencoba!